Senin, 30 November 2015


SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI!
Pertama-tama mari kita ketahui dari arti puisi itu sendiri. Puisi adalah bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan semua kekuatan bahasa dengan pengonsentrasian struktur fisik dan struktur batinnya. Puisi adalah karya sastra tertulis yang paling awal ditulis oleh manusia. (Herman Waluyo). Puisi adalah karya sastra dengan bahasa yang dipadatkan, dipersingkat, dan diberi irama dengan bunyi yang padu dan pemilihan kata-kata kias (imajinatif). (Sumardi).Kalau begitu langsung saja ke contoh contoh Puisi-Puisi fabel berikut.

Puisi
Tema                :Binatang
Sub Tema         : Gajah

 “Gajah”
Buah Pena:Adelia Azzahra/8E/01

Gajah......
Tubuh raksasa gambaranmu
Indera-Indera unik yang unik cerminanmu
Telinga yang besar mrlambai-lambai saat kau berpijak
Gading yang putih lambang keberanianmu
Gading yang saat ini membuatmu musnah
            Gajah......
            Belalai sebutan tuk hidungmu
            Hidung yang menjuntai menjadi keunikanmu
            Belalai yang kau punya sekuat baja
            Segelondondong kayu au genggam dengan mudah
            Belalimu bak lenganmu
Tuk memudahkanmu menyantap sayurmu
Gajah......
Kau fauna nan cerdas
Laksana alat penghasil pundi-pundi rupiah
Manusia sering memanfaatkanmu
Ak pelipur lara kau buat penonton tertawa
Menertawakan setiap tingkah lucumu diatas sirkus
            Gajah......
            Di manakah kini engkau berada
Naunganmu kini lenyap
Tebakar api-api nafsu manusia
Manusia yang ingin menguasai alam fana ini
Gajah......
Maafkan kami semua
Kami yang selama ini memburu gadingmu
Kami yang sering merusak habitatmu
Mungkin kami yang selama ini salah memanfaatkan alam

Hingga alam ini perlahan rusak

Puisi
Tema                :Binatang
Subtema           Elang

“Elang”
Buah Pena:Agil Susilo Perdana/8E/02



Elang......
Terbang mengeilingi Cakrawala nan indah
Dengan suaramu nan merdu
Kepakan sayapmu membuat hatiku bergetar
Tubuhmu menghiasi panorama alam
            Elang......
            Dengan paruhmu nan tajam
            Kau mematuk makanan
            Dengan kukumu nan runcing
            Kau mengais mangsamu
Elang.......
Ardi nan menjulang tinggi
Kau itari
Kebakan ekormu.....
Membuat semilir angin nan sejuk
            Elang.......
Kau nampak perkasa
Kau bagaikan burung besi nan terbang tinggi
Lirikan matamu nan tajam
Membuat luluh hatiku
Mega nan suci menyelimuti tubuhmu
Kau measakan panasnya surya mentari
Kau bagaikan penyelimut bumi pertiwi
Sungguh agung jasamu
Oh Elang....

Puisi
Tema                :Binatang
Sub tema          :Elang Sang Penakluk Langit

“Elang Sang Penakluk Langit”
Buah Pena:Alvia Tri Prasetyo/8E/03


Kuat dan kokoh bagaikan gunung
Berani dan cepat bagaikan raja hutan
Pantang menyerah melebihi semut
Begitulah mereka menyebutmu
            Terbang cepat melebihi kilat
            Menembus hitamnya awan di angkasa
            Melesat melintasi cakrawala dunia
Tinggi melebihi pencakar-pencakar langit
Matamu tajam dalam memandang
Kakimu kuat dalam bertarung
Tubuhmu kokoh melebihi karang
Sayapmu besar dan kuat untukmu terbang
Dirimu bagaikan awan-awan di angkasa
Yang slalu terbang tinggi        
Yang bisa melihat tingginya gunung
Dan memandang birunya samudra
Suara emasmu menggelegardi seluruh dunia
Melampaui batas-batas negeri ini
Menerjang kuatnya angin
Melesat cepat bagaikan petir
Elang......
Tanpa suaramu langit ini akan sepi
Tanpa dirimu langit ini tak sempurna
Karena dirimulah sang penakluk langit

Next.......

Puisi
Tema                :Binatang
Sub tema          :Merpati Putih Pembawa Kedamaian

“Merpati Putih Pembawa Kedamaian”
Buah Pena:Maulana Iqbal Wibisono/8E/15


Kepakan sayap merpati membelah
Bulumu seputih mutiara
Melesat dhamparan langit memecah cakrawala
terbang jauhmelayang kemana dia suka
Meraih khayalan di ruang dimensi
Kau bukanlah malaikat
Danjuga bukan bidadari
Engkau hanyalah merpati putih
Yang slalu diterpa hujan saat mendung
Yang slalu disengat sang surya saat panas
Kau coba bertahan dengan kepakan sayap
Yang terpasung dalam suatu kenangan indah
Didalam benakku hanya terbayang suatu angan
Mencoba mengerti akan arti kehidupan
Merpati......
Walaupun kunungkapkan melalui sebuah puisi
Jika aku memilikiwaktu luang
Aku akan berikrar sebuah Jnji
Akan menjagamu dengan penuh kasih sayang
Terhanyut dalam buaian angan
Di setiap malam mencumbu sepi
Memikirkan untuk meninggalkan masa lalu

Demi masa depan yang lebih baik 

Puisi
Tema                :Binatang
Sub tema          :Kucingku Kesayanganku

“Kucingku Kesayanganku”
Buah Pena:Muhammad Andra Rahman/8E/16

Kucing......
Kau imut mempesona
Bulumu halus seperti benang sutera
Warnanya putih seperti seperti mutiara bagaikan panorama
Seperti mega di angkasa                                                                 
Matamu tajam seperti pisau
Yang mengeluarkan cahaya seperti surya
Matamu bulat  seperti bola  
Yang indah seperti cakrawala
Cakarmu kuat bagaikan besi
Dan tajam bagaikan silet
Ikan dan tikus adalah mangsamu
Taringmu bagaikan berlian yang sangat kuat
Manusia adalah sahabatmu
Kucing......
Tubuhmu gagah perkasa
Yang kokoh seperti baja
Kakimu lunak seperti bantal
Yang kecil unyu-unyu
Kucing......
Kau sangat berhaga bagiku
Kau bagaikan sehabat sejatiku
Yang slalu menemaniku
Bagaimanapun keadaanku
  Puisi
Tema                :Binatang
Subtema           :Elang Perkasa

“Elang Perkasa”
Buah Pena:Asaiatun Afiah/8E/05


Tiada manusia yang tak tahu dirimu
Pemarah adalah kepribadianmu
Namun,kau memilki cara asuhmusendiri
Tetap berkasih sayang pada anak-anakmu
            Elang.....
            Kau bergerak dengan pasti
            Terbangt tanpa keraguan
            Berburu mangsa yang kau cari
            Untuk kau bagi pada anak-anakmu
Bertempat pada pada sebuah sarang
Terbuat dari dahan dan jerami kering
Sarang di puncak tebing yang curam
Membuat anakmu nyaman dan tetap bertahan
Penglihatanmu yang tajam
Paruhmu yng kuat
Sayapmu yang lebar
Bulu yang tebal
Cengkraman kaki yang kuat
Semua itu anugerah dari tuhan
Tuk dapatkan mangsa yang kau incar
Dengan bersuara lantang  
Kau takluki rimba raya
Kau hidupi alam semesta
Terbang di cakrawala dunia
Menghias pesona alam
Dengan jalur yang kau tentukan
Sayang kau hampir punah sekarang
Karena tangan jahil manusia
Mereka membiakanmu mati begitu saja
Lalu mengambil setiap bagian tubuhmu
Kehadiranmu dirindukan
Oleh penghuni hutan
Menjadi penyempurna ekosistem
Sebagai akhir prjalanan kehidupan
Kaulah pena kehidupan fauna


1 komentar:

  1. Best Merkur 45C Long Handle Barber Pole Safety Razor
    Merkur 45C Long Handle Barber 1xbet korean Pole Safety Razor has a kadangpintar chrome finish, a short handle and a great deccasino overall quality.

    BalasHapus